Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Beri Aku Alasan untuk Hidup

Gambar
Ia mencoba mengumpulkan keberaniannya sekali lagi, mengambil nafas dalam-dalam dan kembali menempelkan tepian silet di nadi pergelangan tangan kirinya. Cukup lama ia memejamkan mata, mencoba mengingat segala kepahitan dan kegagalan untuk lebih membenarkan tindakannya. Raut mukanya berubah haru, perlahan matanya meneteskan air mata seakan menumpahkan perasaan marah yang telah dipendamnya berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Ia sendiri dikamar itu, hanya ada sedikit penerangan sinar matahari dari celah di jendela yang ditutupi kain seadanya. Ia merangkak perlahan dan menyandarkan tubuhnya pada tembok, tanpa suara hanya matanya yang coba menatap jauh ke masa lalu. Masa yang selalu menyudutkannya, masa dimana dunia tak berpihak kepadanya, masa dimana Tuhan seakan tidak adil kepadanya. Yang ada dipikirannya hanya ingin secepatnya mengakhiri semua, hidup terlalu menjemukan. “Bukankah semua manusia akan mati dan duniapun akan berakhir? Tak perlu ada yang ditakutkan dengan kemat...